“Buku ini sangat istimewa. Saya menemukan hal-hal sederhana tapi
terkadang luput dari perhatian pembaca. Saya ikut tenggelam dan
menikmati alur cerita dalam buku ini. Buku ini akan memberikan manfaat
buat siapapun pembacanya. Singkat kata, buku ini bagus” --Rohani
Syawaliah (Penulis Novel Memamah Jantungmu, Pemenang Man of the Year
tahun 2011 kategori buku fiksi).
Buku ini “Mutiara Cinta di Pelangi Khatuliswa” menjadi spesial karena dibedah bertepatan dengan perayaan titik Kulminasi Khatulistiwa. Dalam buku ini kita disajikan beragam kisah yang mengharu biru, menggugah, ada sentuhan religi dan menyodorkan kearifan lokal Kalbar. Dengan membaca buku ini, rasa cinta kita akan semakin tumbuh terlebih kepada orangtua dan saudara" --Farninda Aditya (Penulis muda produktif, penggiat Club Menulis STAIN Pontianak).
Buku ini “Mutiara Cinta di Pelangi Khatuliswa” menjadi spesial karena dibedah bertepatan dengan perayaan titik Kulminasi Khatulistiwa. Dalam buku ini kita disajikan beragam kisah yang mengharu biru, menggugah, ada sentuhan religi dan menyodorkan kearifan lokal Kalbar. Dengan membaca buku ini, rasa cinta kita akan semakin tumbuh terlebih kepada orangtua dan saudara" --Farninda Aditya (Penulis muda produktif, penggiat Club Menulis STAIN Pontianak).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar